24 Januari 2025

KEGIATANKU DI RUMAH

KEGIATAN DI RUMAH

Oleh: Rakhan Irezky.



Hallo, Guys! Kali ini aku mau cerita kegiatanku di rumah. Selamat membaca...!! 

Sepulang sekolah, aku melihat kucingku.  Kucingku sangat bersih, padahal  tadi pagi masih sangat dekil dan item karna kena areng. Kata wawaku, beliau telah memandikan  kucingku. Aku ucapkan terimakasih pada wawaku karna telah mengurus kucingku.  

Setelah itu aku mau makan dulu karna aku lapar, aku makan sama oreg tempe.  Enakkkkkkkkk banget, ulala mamamiya lezatnya, wkwkwkk. 

Tiba-tiba, aku ingat pada kucingku, dia pasti lapar. Aku segera memberi makan kucingku, soalnya kasihan kalo dia kelaparan. 

Aku kasih makan sama ikan, untungnya mereka mau ya aku seneng dong sebagai pemilik kucing terbaik se alam semesta, tapi bercanda dong berlebihan banget sih. 😅

Singkat cerita aku mau ngaji tapi katanya libur jadi aku main aja dirumah, sumpahhh aku bosenn banget tapi aku seneng sihh karna ngaji liburrr.  Yeeeyy... !!

Malam pun tiba.  Aku mau tidur dan sebelum tidur aku berdoa terlebih dahulu dan aku tidur dehh...  zzzzzzz. 

Sekian cerita dariku moga menghibur 

Bye..!!

Salam hangat dariku

Rakhan Si Ganteng. 




Judul : Cita-Cita

Pembuat : M.Rizky Febrian

 


Suatu hari ada anak yang mempunyai cita-cita untuk menjadi polisi, ia pun belajar terus menerus untuk meraih cita-citanya. Ada banyak rintangan yang dihadapi, tapi anak itu terus berjuang pantang menyerah. 

Hingga akhirnya ia pun berhasil meraih cita-citanya untuk menjadi polisi, ia berhasil meraih cita-citanya dikarenakan ia belajar terus menerus untuk meraih cita-citanya dan membanggakan orang tuanya.


Pesan moral :

Jangan Pernah Menyerah  untuk Meraih Cita-cita, Teruslah Belajar dengan Giat, untuk Masa Depan


Bojongmangu, 24 Januari 2024

KEKALAHAN BUKAN AKHIR DARI SEGALANYA

karya: Ladieza Zahira P.J

 

Hai, teman-teman! 

Perkenalkan, namaku Ladieza Zahira P.J. Kalian bisa memanggilku Zahira. Saat ini, aku adalah siswi kelas enam SDN Bojongmangu 03, kecamatan Bojongmangu, kabupaten Bekasi.

Teman-teman, sekolahku adalah salah satu sekolah yang berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Salah satu perlombaan yang pernah aku ikuti yaitu FTBI. Pada waktu itu sekolahku diberikan kesempatan mewakili lomba FTBI ke tingkat provinsi, dan salah satunya akulah pesertanya. Pada kesempatan itu aku mewakili kategori NULIS JEUNG MACA AKSARA SUNDA. Walaupun aku masih duduk di kelas tiga alhamdulillah dalam waktu singkat aku bisa dan memahami NULIS JEUNG MACA AKSARA SUNDA.

Sayang sekali, dalam kesempatan itu, aku belum mendapatkan juara. Sempat sedih sih, tapi aku tetap semangat dan kemudian, kesempatan berikutnya datang kembali.  Aku terpilih lagi untuk mengikuti lomba FTBI di kategori BIANTARA.  

Aku sangat bersyukur di sekolah selalu dibimbing oleh ibu guru yang sangat sabar dan telaten. Akhirnya usahaku dalam belajar BIANTARA mendapatkan hasil yang baik dan aku menjadi juara 2 tingkat kabupaten Bekasi.

Terimakasih ibu guruku tercinta telah mengajarkan padaku semua hal terutama kita tidak boleh putus asa karena kekalahan kesuksesan yang tertunda.

Untuk teman-temanku,  Semangat belajar terus dan jangan pantang menyerah kita semua pasti bisa SEMANGATTTT!


Bojongmangu, 24, Januari, 2025


    



11 Juni 2023



 PANDEMI DAN SUDUT LITERASI

Karya : Nenden Hernika

 

Di sudut ruang kelas

Pojok literasi tertata indah

Buku cerita berjejer rapih

Juga kamus dan ensiklopedi

 

Pohon geulis terpampang anggun

Berisi daun yang rindang dan rimbun

Bertuliskan judul dan pengarang buku

Hasil baca  anak-anak literat

 

Setiap hari sudut itu selalu ramai

dikelilingi anak-anak yang gemar baca

dikerumuni orang-orang yang haus akan ilmu

Dijamah pengunjung yang lapar oleh rasa ingin tahu

 

Kini

Setahun sudah pandemi datang melanda

Sudut itu sepi tanpa pengunjung

Buku-buku tak ada yang menyentuh

Teronggok lesu dan penuh debu

 

Tuhan

Kapankah pandemi akan segera berakhir

Agar anak-anak bisa kembali berkunjung ke sudut literasi

Agar orang-orang bisa kembali bercumbu dengan buku

Agar kami semua bisa melanglang dunia lewat cerita

 

Ah, satu tanya muncul tiba-tiba

kenapa buku itu tak diijinkan untuk dibawa pulang?

kenapa buku itu tak dibiarkan untuk dibaca di rumah?

bukankah waktu pandemi memiliki banyak waktu untuk membaca?

 

Dan,

aku tersentak

aku tersadar

betapa piciknya aku

membiarkan pojok literasi tak terjamah

membiarkan buku kotor dan berdebu

membiarkan pecinta buku tak menjelajah kisah

hanya karena takut rusak dan hilang.

 

 

Bekasi, 22-02-2021

#Puisi_NH

24 Januari 2022

FOTO UPACARAKU

 



Hai teman-teman Bojongmangu 03

Kali ini, Mimin akan memperlihatkan foto kegiatan upacara hari Senin, 24 Januari 2022, sekaligus memperlihatkan pada kalian semua, beginilah lapangan upacara saat ini. 

Lumayan bagus kan? Apalagi jika nanti pinggirannya sudah dirapihkan, Insya Allah tidak lama lagi lapangannya akan dirapihkan, karena alhamdulillah sekolah kita mendapat dukungan dari komite untuk membuat gazebo dan merapihkan lapangan upacara. 

Nah lhoo, Gazebo untuk apa? Tentu saja multifungsi. Selain kesehariannya bisa untuk tempat membaca, tempat istirahat sambil bercengkrama, tempat belajar jika bosan di dalam kelas, Gazebo bisa juga untuk acara pentas seni jika kenaikan kelas atau hari-hari tertentu. Asyik kan? 

Terimakasih ya, buat bapak/ibu wali murid yang berkenan memberikan sumbangannya. Semoga bisa secepatnya terwujud. 

Oh iyaa... ini nich foto upacaranya! 

Ayooo... ada foto kalian tidak? kelihatan nich, yang saat upacara malah tengok sana tengok sini... ga khidmat itu namanya... wkwkwkwk... 

Makanya, lain kali jika upacara yang khidmat yaa, so ada diam-diam memotret kita. 😃😃 






SEKOLAHKU KINI

 



Assalamualikum, apa kabar semuanya? 

Lumayan lama ya, kita tak jumpa di blog SDN Bojongmangu 03.

Ya, setelah kita harus belajar di rumah karena pandemi, mimin tak lagi mengisi blog. Padahal, banyak sekali perubahan di sekolah kita. 

Kalian tahu apa saja perubahan itu? 

Ya, betul sekali. Perubahan pertama, SDN Bojongmangu 03 memiliki gedung sekolah baru dua lantai.

Dibangun di atas tanah yang dulunya lapangan upacara tahun 2021 yang lalu, SDN Bojongmangu 03 memiliki 4 ruang kelas baru, dua kelas di lantai bawah dan dua kelas di lantai atas. 

Nah lho, lapangan upacaranya di mana? Lapangan upacaranya di atas tanah yang dulunya bangunan kantor dan ruang kelas. Terpaksa ruangan itu dirobohkan, karena selasar dan temboknya kena oleh bangunan baru. Tapi ga apa-apa, kita jadi punya lapangan upacara baru, yang Insya Allah dalam waktu dekat pinggirannya akan dirapihkan. 

Semoga kita semakin betah belajar yaaa... ! 💖

Supaya menjadi anak yang "Luhung Ã‰lmuna, Pengkuh Agamana tur Jembar Budayana."  


Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. 

Bravo SDN Bojongmangu 03!


02 November 2021

SOAL LATIHAN ANBK, ADA KUNCI JAWABAN?

 



SOAL LATIHAN ANBK, ADA KUNCI JAWABAN?

Nenden Hernika

Dua hari ini, (1 dan 2 Nopember 2021) saya ditugaskan oleh kepala sekolah untuk menjadi pengawas pada kegiatan simulasi ANBK saat jadwal sekolah saya. Kegiatan simulasi dilaksanakan menumpang di SMP, mengingat sekolah kami tidak memiliki sarana yang memadai guna terpenuhinya kegiatan tersebut. ANBK adalah Asesmen Nasional Berbasis Komputer, dimana kegiatan ini merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh kemendikbud  untuk meningkatkan mutu pendidikan, dengan memotret infut, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. ANBK itu sendiri baru dilaksanakan tahun sekarang, dengan sasaran 30 siswa kelas 5 SD, 45 siswa kelas 8 SMP, dan 45 siswa kelas 11 SMA, yang dipilih secara acak berdasarkan data di dapodik.

Awalnya saya selaku guru kelas lima sangat khawatir pada kemampuan anak didik saya yang memang orang kampung, seratus persen di rumah tidak ada yang memiliki laptop apalagi komputer. Mampukah mereka mengerjakan asesmen, sedang beberapa kali berusaha latihan, selalu terkendala sinyal. Anak-anak kami jangankan mengoperasikan komputer, untuk memegang mouse mengarahkan krusor saja mereka gemetar, “ucas-acos”, sulit untuk menemukan yang dituju. Solusi yang diberikan pada mereka adalah saya beberapa kali memberi kesempatan agar anak mencoba “memegang” laptop yang saya miliki, agar mereka tidak terlalu asing pada benda tersebut. Hasilnya, Alhamdulillah, anak-anak ada kemajuan, paling tidak mereka tidak lagi terlalu kaku ketika memegang mouse, meski untuk mengetik masih banyak yang harus mencari dulu dimana huruf-huruf atau angka berada.

Dan, ketika hari pertama anak-anak simulasi mengerjakan ANBK, Alhamdulillah dengan bimbingan proktor dan teknisi, mereka semua lancar untuk login, lalu mulailah mereka mengerjakan soal. Disinilah yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Beberapa saat ketika anak-anak mulai mengerjakan soal, ada seorang anak yang mengacungkan tangan. Segera saya hampiri. Dia bertanya,”Bu, ieu kumaha? Gambarna Udin jeung Siti, tapi soalna aku ….,” tanyanya. Saya pun melihat soal tersebut, dan ternyata benar. Stimulus dari soal adalah gambar Siti dan udin yang sedang mengamen, bacaannya pun menggambarkan tentang Siti dan Udin. Namun, soalnya adalah menjodohkan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan stimulus. Waduh? Apa yang harus saya jawab menghadapi ini? Akhirnya saya memerintahkan “kumaha wéh lah, keun latihan ieuh!”.  Padahal dalam hati saya tercenung, bukankah ini soal dari pumenjar? Kenapa soal seperti ini bisa lolos? Meskipun hanya latihan, bukankah lebih bagus jika tidak menyodorkan soal yang membingungkan anak?

Hari kedua, anak-anak sudah mulai lancar saat login, lalu kembali mengerjakan soal, yang ternyata soalnya tidak terlalu berbeda dengan soal di hari pertama. Dan, yang membuat saya geli, ternyata sebagian soal ada tertera kunci jawaban di bawahnya, sehingga usai ANBK, sebagian anak-anak membicarakan,”Éh, aya konci jawabanna ogé, ngeunaheun!” katanya. (Eh, ada kunci jawabannya lhoo, enak!)

Entahlah, apakah ini sebuah kesengajaan karena hanya simulasi, atau lagi-lagi tidak lolos dari pemeriksaan. Yang jelas, inilah kenyataan yang terjadi, menjadi sebagian cerita yang membekas di hati anak dan kami sebagai pelaksana kegiatan ANBK. Semoga ketika kegiatan ANBK nanti, tidak lagi ada kejadian seperti itu, agar tujuan ANBK yang diantaranya untuk mengetahui hasil belajar literasi, numerasi dan mengukur sikap siswa serta mengukur kualitas hasil belajar bisa benar-benar terlaksana.

Bojongmangu, 2 Nopember 2021

 JALAN-JALAN KE KUNINGAN Karya: Khoirullah NZ Saya bangun jam 06:00 saya pun pergi untuk mandi. Setelah mandi saya pun lihat jam ternyata su...